terra

Blogger templates

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

10/31/2021

APLIKASI E-RAPOR SMP VERSI 2.2 TERBARU (APLIKASI E-RAPOR SMP 2021-2022)



Download APLIKASI E-RAPOR SMP VERSI 2.2 TERBARU (APLIKASI E-RAPOR SMP 2021-2022)

Update Aplikasi E-Rapor SMP Versi 2.2 Terbaru atau Aplikasi e-Rapor SMP 2021/2022. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah mengembangkan aplikasi e-Rapor SMP versi 2.0 yang teritegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), termasuk panduan pengunaannya. Namun sejalan dengan perkembangan kebijakan penilaian, Dapodik, dan kebutuhan di sekolah, maka saat ini telah dilakukan upaya pengembangan dan penyempurnaan menjadi aplikasi e-Rapor SMP versi 2.2.

10/30/2021

KONFLIK SOSIAL, CARA MELAKUKAN RESOLUSI KONFLIK, MEMBERI SOLUSI (PEMECAHAN MASALAH) TERHADAP KONFLIK DAN KEKERASAN

Cara Melakukan Resolusi Konflik Sosial, dan Memberi Solusi atau Pemecahan Masalah terhadap Konflik Sosial dan Kekerasan


Pada pembahasan Konflik Sosial, Cara Melakukan Resolusi Konflik Sosial, dan Memberi Solusi atau Pemecahan Masalah terhadap Konflik Sosial dan Kekerasan. Kita akan mencoba mempelajari Pengertian Konflik Sosial, Bentuk-bentuk Konflik Sosial, Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Konflik Sosial, Dampak dari Adanya Konflik terhadap Masyarakat, dan Upaya-upaya Untuk Mengatasi Konflik dan Resolusi Konflik. Sehingga diharapkan peserta didik dapat menganalisis konflik sosial dan cara memberikan respons untuk melakukan resolusi konflik dan pemecahan masalah konflik dan kekerasan demi terciptanya kehidupan yang damai di masyarakat serta dapat memetakan konflik untuk dapat melakukan resolusi konflik dan memberikan solusi terhadap konflik dan kekerasan untuk menumbuhkembangkan perdamaian di masyarakat.

PENGARUH INTERAKSI SOSIAL DALAM RUANG YANG BERBEDA

Pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda


Apa Pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial budaya serta pengembangan kehidupan kebangsaan? Untuk memahaminya mari kita pahami dulu apa itu konsep interaksi sosial dan konsep ruang dan Pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda.

ARTI PENTING PRINSIP KESETARAAN UNTUK MENYIKAPI PERBEDAAN SOSIAL

arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial


Dalam materi ini kita akan mencoba menggali arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial demi terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis serta menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan untuk mengatasi perbedaan sosial dan mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis. Lingkup materi yang admin sajikan antara lain membahas pengertian kesetaraan, bentuk kesetaraan dan prinsip kesetaraan, serta arti penting kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial.

KONSEP CINTA TANAH AIR DAN BELA NEGARA DALAM KONTEKS NKRI

konsep cinta tanah air dan konsep bela negara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)


Mari kita pelajari konsep cinta tanah air dan konsep bela negara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam arti yang lebih luas, cinta tanah air merupakan bagian dari bela negara. Untuk lebih jelas mari kita pelajari uraian materi berikut ini.

PENGARUH KEMAJUAN IPTEK TERHADAP NEGARA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA

pengaruh kemajuan iptek terhadap negara dalam bingkai bhinneka tunggal ika


Pengaruh kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) terhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan hampir di semua aspek kehidupan manusia, dimana berbagai permasalahan hanya dapat dipecahkan dengan upaya penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan IPTEK ditandai dengan adanya persaingan antar bangsa yang makin meningkat. Untuk mengantisipasi keadaan tersebut, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. Bangsa Indonesia perlu terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya agar mampu berperan aktif dalam persaingan global yang kian kompetitif.

PENTINGNYA WAWASAN NUSANTARA DALAM KONTEKS NKRI (NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA)

Pentingnya Wawasan Nusantara Dalam Konteks NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)


Pada materi materi pembelajaran tentang Pentingnya Wawasan Nusantara Dalam Konteks NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), akan coba dibahas Pengertian Wawasan Nusantara, Kedudukan Wawasan Nusantara, Fungsi Wawasan Nusantara, Tujua wawasan Nusantara, Unsur- Unsur Dasar wawasan Nusantara, Hakekat dan Asas wawasan Nusantara, serta arti pentingnya Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia.


1. Pengertian Wawasan Nusantara

Istilah wawasan berasal dari kata ‘wawas’ yang berarti pandangan, tinjauan, atau penglihatan indrawi. Akar kata ini membentuk kata ‘mawas’ yang berarti memandang, meninjau, atau melihat, atau cara melihat.sedangkan istilah nusantara berasal dari kata ‘nusa’ yang berarti diapit diantara dua hal. Istilah nusantara dipakai untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia, serta diantara benua Asia dan benua Australia.

PENGERTIAN JENIS FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK GEJALA SOSIAL

Pengertian Jenis Faktor Penyebab dan Dampak Gejala Sosial


Pengertian Gejala sosial merupakan salah satu pengetahuan dasar Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang berfungsi untuk mengkaji gejala sosial di masyarakat. Beberapa pengertian Gejala sosial menurut para ahli Sosiologi, antara lain dinyatakan Gulo (2010) yang menyatakan bahwa Gejala sosial adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di antara dan oleh manusia, baik secara individu maupun secara kelompok. Pitirim Sorokin secara implisit menyatakan bahwa pengertian gejala sosial adalah gejala yang terjadi di masyarakat sperti gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral, dan lainnya. Menurut Durkheim, gejala merupakan fakta objektif di luar kehidupan subjektif individu. Gejala sosial antara lain mencakup gejala ekonomi, gejala politik, gejala budaya dan gejala moral.

STRUKTUR, REPLIKASI DAN PERAN VIRUS DALAM KEHIDUPAN

struktur, replikasi dan peran virus dalam kehidupan


Pada materi akan di bahas struktur, replikasi dan peran virus dalam kehidupan. Sebelum membahas lebih lanjut tentang harus diketahui terlebih dahulu pengertian virus, sejarah virus, ciri-ciri virus. Kemudian setelah mempelajari struktur, replikasi dan peran virus dalam kehidupan disajikan pembahasan singkat tentang pentingnya vaksinasi dalam pencegahan virus yang merugikan pada manusia.

STRATEGI MENGATASI ANCAMAN TERHADAP IDEOLOGI, POLITIK, EKONOMI, SOSIAL BUDAYA DAN PERTAHANAN KEAMANAN

cara atau strategi mengatasi ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan negara


Bagaimana cara atau strategi mengatasi potensi ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan? Salah satu kometensi yang harus dimiliki oleh siswa adalah mampu mengenali atau mengidentifikasi potensi ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, serta dapat memberikan solusi cara atau strategi mengatasinya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana potensi ancaman terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan dan strategi mengatasinya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika mari kita bahas pada kesempatan ini.

PENGELOMPOKAN SOSIAL, PERMASALAHAN SOSIAL, KONFLIK SOSIAL, DAN ARTI PENTING PRINSIP KESETARAAN

pengelompokan sosial, permasalahan sosial, konflik sosial, dan arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial

Salah satu kompetensi yang harus dimilik oleh peserta didik adalah memahami pengertian pengelompokan sosial, dan memahami permasalahan sosial dalam kaitannya dengan pengelompokan sosial, mengetahui arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial, serta mengetahui konflik sosial dan cara memberikan respons untuk melakukan resolusi konflik dan pemecahan masalah konflik dan kekerasan demi terciptanya kehidupan yang damai di masyarakat.

DINAMIKA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA SEBAGAI UPAYA MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN NKRI

dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan NKRI


Pada materi dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan NKRI, kita selain akan mencoba menggali dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), juga mencoba menganalisis bagaimana upaya Merancang dan mengkampanyekan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

PRINSIP PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN SARA, SOSIAL, BUDAYA, EKONOMI, DAN GENDER DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA

prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika


Berikut ini prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, yang harus kita hayati serta kita pahami lalu kita amalkan.

 

1. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

Prinsip ini mengharuskan kita mengakui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, agama dan adat kebiasaan yang majemuk. Hal ini mewajibkan kita bersatu sebagai bangsa Indonesia.

 

Di dalam Bhinneka Tunggal Ika itu sendiri terdapat beberapa prinsip yang harus dipahami oleh setiap warga Negara. Prinsip-prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika, adalah:

a) Bhinneka Tunggal Ika tidak bersifat sektarian dan eksklusif; hal ini bermakna bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar, paling hebat, dan tidak mengakui harkat dan martabat pihak lain. Pandangan sektarian dan eksklusif ini akan memicu terbentuknya keakuan yang berlebihan dengan tidak atau kurang memperhitungkan pihak lain, memupuk kecurigaan, kecemburuan, dan persaingan yang tidak sehat. Bhinneka Tunggal Ika bersifat inklusif.

b) Bhinneka Tunggal Ika tidak bersifat formalistis yang hanya menunjukkan perilaku semu. Bhinneka Tunggal Ika dilandasi oleh sikap saling percaya mempercayai, saling hormat menghormati, saling cinta mencintai dan rukun.Hanya dengan cara demikian maka keanekaragaman ini dapat dipersatukan.

c) Bhinneka Tunggal Ika bersifat konvergen tidak divergen, yang bermakna perbedaan yang terjadi dalam keanekaragaman tidak untuk dibesar-besarkan, tetapi dicari titik temu, dalam bentuk kesepakatan bersama. Hal ini akan terwujud apabila dilandasi oleh sikap toleran, non sektarian, inklusif, akomodatif, dan rukun.

d) Prinsip atau asas pluralistik dan multicultural Bhinneka Tunggal Ika mendukung nilai:

(1) Inklusif, tidak bersifat eksklusif;

(2) Terbuka;

(3) Koeksistensi damai dan kebersamaan;

(4) Kesetaraan;

(5) Tidak merasa yang paling benar;

(6) Toleransi;

(7) Musyawarah disertai dengan penghargaan terhadap pihak lain yang berbeda.

 

2. Prinsip Nasionalisme Indonesia

Kita mencintai bangsa kita, tidak berarti bahwa kita mengagung-agungkan bangsa kita sendiri dengan merasa lebih unggul daripada bangsa lain. Kita tidak ingin memaksakan kehendak kita kepada bangsa lain, sebab pandangan semacam ini hanya mencelakakan kita. Selain tidak realistis, sikap seperti itu juga bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab.

 

3. Prinsip Kebebasan yang Bertanggungjawab

Manusia Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang secara asasi memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya, sesamanya dan dalam hubungannya dengan Tuhan Yang maha Esa.

 

4. Prinsip Wawasan Nusantara

Dengan wawasan itu, kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan keamanan. Dengan wawasan itu manusia Indonesia merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.

 

5. Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi.

Dengan semangat persatuan Indonesia kita harus dapat mengisi kemerdekaan serta melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur dengan mewujudkan daya sing bangsa.

 

Dengan pemahaman dan pengamalan prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, yang konsisten baik yang ditunjukan di dalam rumah, di sekolah maupun di masyarakat dari setiap warga negara akan sangat membantu dalam menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis.

 

Ingat, demokrasi tidak datang dengan tiba-tiba dari langit. Ia merupakan proses panjang melalui pembiasan, pembelajaran dan penghayatan. Untuk tujuan ini dukungan sosial dan lingkungan demokrasi adalah mutlak dibutuhkan. Kesatuan bangsa Indonesia yang kita rasakan saat ini, itu terjadi dalam proses yang dinamis dan berlangsung lama, karena persatuan dan kesatuan bangsa terbentuk dari proses yang tumbuh dari unsur-unsur sosial budaya masyarakat Indonesia sendiri, yang ditempa dalam jangkauan waktu yang lama sekali. Unsur-unsur sosial budaya itu antara lain seperti sifat kekeluargaan dan jiwa gotong-royong. Kedua unsur itu merupakan sifat-sifat pokok bangsa Indonesia yang dituntun oleh asas kemanusiaan dan kebudayaan. Karena masuknya kebudayaan dari luar, maka terjadi proses akulturasi (percampuran kebudayaan). Semua unsur-unsur kebudayaan dari luar yang masuk diseleksi oleh bangsa Indonesia. Kemudian sifat-sifat lain terlihat dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan bersama yang senantiasa dilakukan dengan jalan musyawarah dan mufakat. Hal itulah yang mendorong terwujudnya persatuan bangsa Indonesia. Jadi makna dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa adalah dapat mewujudkan sifat kekeluargaan, jiwa gotong-royong, musyawarah dan lain sebagainya. Tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol ialah sebagai berikut:

1. Perasaan senasib sepenanggungan.

2. Kebangkitan Nasional

3. Sumpah Pemuda

4. Proklamasi Kemerdekaan

 

Berikut ini beberapa contoh tindakan nyata yang dapat dilakukan oleh seorang pelajar dalam rangka menerapkan prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, diantaranya:

1. Bergaul dengan sesama teman atau anggota masyarakat tanpa membeda-bedakan agama dan keyakinannya.

2. Menghormati sesama teman atau anggota masyarakat yang berbeda agama dan keyakinan untuk melaksanakan syariat atau ketentuan agamanya dan kepercayaannya

3. Mengembangkan sikap toleransi dan tenggang rasa.

4. Saling mengingatkan dan menasehati dalam kebaikan.

5. Tidak memaksakan ajaran agama dan keyakinan kepada orang lain yang tidak seagama.

6. Memiliki semangat belajar dan motivasi berprestasi yang tinggi agar bisa mambantu kemajuan bangsa.

 


= Baca Juga =



NILAI-NILAI KULTURAL YANG DISEPAKATI BERSAMA MASYARAKAT INDONESIA SEHINGGA MENJADI NILAI-NILAI KULTURAL NASIONAL INDONESIA

nilai-nilai kultural yang disepakati bersama Masyarakat Indonesia - nilai-nilai kultural nasional Indonesia


Apa nilai-nilai kultural yang disepakati bersama Masyarakat Indonesia ? dan apa pula nilai-nilai kultural nasional Indonesia. Pada pembahasan ini kita akan mempelajar beberapa nilai-nilai kultural yang disepakati bersama Masyarakat Indonesia sehingga menjadi nilai-nilai kultural nasional Indonesia. Sebagaimana diketahui nilai-nilai kultural atau budaya merupakan sesuatu hal yang dianggap berharga oleh kelompok masyarakat atau suku bangsa tertentu. Nilai-nilai budaya dapat membatasi dan memberikan karakteristik tertentu dalam kehidupan masyarakatnya serta kebudayaan yang ada dalam masyarakat itu sendiri.

FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA DALAM NKRI

Faktor Pendorong dan Penghambat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam NKRI


Apa saja Faktor Pendorong dan Penghambat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ? Pada pembahasan materi ini diharapkan selain siswa dapat mengidentifikasi dan menyajikan hasil identifikasi faktor pendorong dan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, juga dapat menjelaskan Makna Persatuan dan Kesatuan, Prinsip-prinsip Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia, serta Contoh Pengamalan Nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan.

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK INTEGRASI NASIONAL DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA

Faktor-Faktor Pembentuk Integrasi Nasional Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika


Faktor-Faktor Pembentuk Integrasi Nasional Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Masalah integrasi nasional merupakan persoalan yang dialami hampir semua negara, terutama negara - negara yang usianya masih relatif muda, termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena mendirikan negara berarti menyatukan orang-orang dengan segala perbedaan yang ada menjadi satu entitas kebangsaan yang baru menyertai berdirinya negara tersebut. Begitu juga negara Indonesia yang usianya masih relatif muda. Sejak proklamasi kemerdekaan sampai sekarang negara Indonesia masih menghadapi persoalan bagaimana menyatukan penduduk Indonesia yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam suku, memeluk agama yang berbeda-beda, berbahasa dengan bahasa daerah yang beranekaragam, serta memiliki kebudayaan daerah yang berbeda satu sama lain, untuk menjadi satu entitas baru yang dinamakan bangsa Indonesia.

PENGERTIAN MOBILITAS SOSIAL DAN BENTUK-BENTUK MOBILITAS SOSIAL DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILITAS SOSIAL

 pengertian mobilitas sosial dan bentuk-bentuk mobilitas sosial dan faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial

Pengertian Mobilitas Sosial dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial dan Faktor yang mempengaruhi Mobilitas Sosial merupakan bahasan kita kali ini untuk menjawab apa yang dimaksud mobilitas social, bagaimana bentuk-bentuk mobilitas social, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi mobilitas social. Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan tepat silahkan kamu simak penjelasan berikut ini.

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN INSTITUSI-INSTITUSI SOSIAL DALAM BERBAGAI KELOMPOK ETNIK DI INDONESIA

persamaan dan perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia


Pada pembahasan kali ini kita akan menggali persamaan dan perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia. Pada materi ini kita akan mencoba membahas pengertian institusi sosial, ciri Institusi sosial, fungsi institusi sosial, persamaan antar institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia, dan perbedaan antar institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia.